Sat. Feb 7th, 2026
Asupan Cerita Dewasa
Nando Pagi hari itu sudah berangkat mengendarai sebuah mobil, Pria 30 tahun itu adalah seorang supir Taksi.
Nando, tumben nunggu disini,
Iya bro, coba suasana baru Pria yang sering dipanggil Nando itu tampak bercakap dengan teman seperjuangannya yang baru saja lewat.
Nando memang tidak biasanya berhenti dan menunggu penumpang didaerah tengah kota, karena biasanya ia memilih untuk menunggu penumpang dipinggir kota yang dekat pasar dan mall. Ditengah kota ini malah banyak tempat penginapan dan juga taman kota. Ia mulai berkenalan dengan beberapa pedagang dan juga beberapa orang yang sering berkeliaran disekitar daerah tengah kota itu, sudah beberapa hari berlalu, dan tampak sudah banyak penumpang yang menggunakan pelayanan taksinya.
Mas, Taksi.. Seorang perempuan mendekati taksi milik Nando. Nando yang bersandar dimobil taksinya itu segera membuka pintu belakang mobil itu, dan perempuan itu masuk kedalam, pria itu lalu menuju kursi depan dan bersiap mengemudikan taksinya.
Mau kemana mbak?,
Ke ****** mas,
Oke mbak Nando sempat kagum, penumpangnya itu ternyata cantik sekali, mungkin lebih muda beberapa tahun darinya.
Segera Nando mengemudikan mobilnya dan mengantar perempuan itu. Beberapa menit kemudian Taksinya sudah sampai ditempat tujuan.
Brp mas?,
50 ribu mbak,
Mahal kali, kalau jadi pelanggan tetap dapet diskon nggak?,
Ya gak bisa mbak, kan tarifnya udah diatur dimeterannya ini,
Ya udah mas, ini Perempuan itu menyodorkan uang, setelah diterima Nando, perempuan itu segera turun.
Makasih mbak,
Eh mas, besok ketempat yang tadi bisa?,
oh, saya selalu disana mbak,
Oke, besok tunggu Disana mas,
Siap mbak. Perempuan itu pergi meninggalkan Nando. Sempat difikiran supir taksi itu bagaimana cantiknya perempuan itu, sambil ia terus melanjutkan pekerjaannya. Cerita Dewasa
Keesokan harinya, Nando sudah menunggu ditempat biasanya. Ternyata perempuan kemarin itu sudah kembali menemuinya.
Taxi mbak?,
Iya mas Kembali Nando mengantarkan perempuan itu.
Alamatnya tetep yang kemarin itu mbak?,
Beda lagi mas, jalan aja kealamat kemarin, nanti aku bilangin kalau berhenti,
Siap mbak Kembali Nando mengemudikan taksinya ditemani perempuan cantik itu.
Dalam perjalanan, Nando jadi tertarik untuk menanyakan nama penumpang cantik itu.
mbak, boleh Tanya?,
hmm? Tanya apa mas?,
Namanya siapa mbak?,
Saya Erlina mas,
Oh, saya Nando,
panggilannya siapa mas?,
panggil Nando aja mbak,
Oke deh Sempat terpasang senyum diwajah mereka berdua.
Beberapa menit kemudian, Nando harus menghentikan mobilnya,
Stop situ mas Segera taksi itu menepi,
Turun sini mbak?,
mas Nando tunggu bentar, saya panggil seseorang,
oke mbak Perempuan itu mengeluarkan handphonenya, dan segera menelpon seseorang.
Halo? Iya om ini Lina iya ini udah didepanudah saya carikan taksiiya om, saya tunggu Tak lama menunggu, tampak seorang pria mendekati taksi, dan kemudian masuk dikursi belakang menemani Lina.
Hai Lina..,
Hai juga Omcup Erlina mencium omom itu, sempat Nando kaget mengetahui hal itu.
Hehehe, Yuk mas lanjut,
Kemana tujuan selanjutnya mbak?,
Kembali ketempat tadi mas Nando sempat bingung, namun ia segera menuruti kemauan Lina itu. Dalam perjalanan kembali ketengah kota, Nando mau tak mau mendengarkan Erlina bercakap cakap dengan omom itu,
Hehe, ya gitu deh om,
Kamu memang cantik ya, persis kayak difoto itu,
Masak sih om? Kayaknya cantikan yang asli dari pada yang difoto? Hehe,
Bisa aja kamu, hehe Nando sempat berfikir kenapa Perempuan muda itu sangat akrab dengan om om itu. Beberapa menit kemudian taksi milik Nando sudah tiba ditempat semula.
ini mas, kembaliannya ambil aja,
wwah, terima kasih om..eh pak,
Sip, yuk cantiik ikut om Erlina lalu turun bersama omom itu.
Dalam mobil taksinya itu Nando melihat Erlina berjalan menuju hotel didekat sana bersama Omom itu. Nando mulai berfikir yang tidak tidak, namun ia kembali melanjutkan pekerjaannya sendiri. Keesokan harinya lagi, Nando sudah ditempat biasa, ia berharap Erlina menemuinya lagi. Tak diduga, bukannya Erlina yang datang, malah Omom yang kemarin bersamanya itu yang menemui Nando. Cerita Sex
Eh mas ini lagi, antarkan saya pulang ya, kerumah saya, tau kan? yang kemarin itu,
Oh, iya pak, siap Segera Nando mengantarkan Omom itu menuju rumahnya kemarin.
Kembali ditengah perjalanan Nando tertarik menanyakan pertanyaanya kepada penumpangnya itu,
m..Pak, boleh saya Tanya sesuatu?,
Silahkan mas, pasti Tanya soal Erlina toh?,
w..wah, bapak tau jalan fikiran saya,
Iya lah, Si Erlina itu tadi saya tinggal dikamar hotel Nando sempat shock, pikiran negatifnya mulai kembali teringat dari kejadian kemarin.
oh, jadi mbak Lina itu,
Dia cewek panggilan mas, mumpung ada uang Aku nikmati aja sehari bercinta dengan cewek cantik itu, hahaha Nando berusaha agar tidak tampak kaget dan menjawab pernyataan Omom itu,
o..ooh, begitu ya pak, pasti bapak ini puas sekali,
Betul mas, wah, luar biasa nikmat deh memeknya Erlina
Nando tak berfikir Omom itu akan menjawab dengan begitu lepas. Nando memilih diam dan mengantar Omom itu, tak lama taksinya sudah tiba dikediaman penumpangnya itu.
Ini mas,
Terima kasih pak,
Loh kembaliannya mana?,
Eh, maaf pak, ini,
Kemarin kan soalnya ada Erlina, sekarang beda cerita, haha, yuk mas,
iya pak Nando kemudian meninggalkan tempat itu. Diperjalanan
Nando berfikir cukup dalam, ia tak mengira cewek secantik Erlina itu adalah cewek panggilan yang sering memuaskan hasrat seks para pria berduit.
Beberapa hari kemudian, Nando tidak menemukan Erlina menumpang taksinya, kembali muncul pertanyaan dikepalanya. Namun
disuatu hari, saat malam itu Nando akan pulang, namun ia melihat Erlina mendekati taksinya.
Hai mas Nando, lama tak jumpa..,
Eh, mbak Lina, taksi mbak?,
Iya dong, masak mau diem disini sama mas Nando, haha,
Mungkin aja kalau mbak Lina mau ya gak papa, hehe, kemana ini mbak?,
Pulang kerumahku mas,
Oke deh mbak Nando mengantar Erlina pulang. Dalam perjalanan, Nando sempat diberi petunjuk jalan dimana rumah perempuan cantik itu. Nando sempat memperhatikan sepertinya Erlina tampak kelelahan.
mmmbak, kok tumben keliatan lemes gitu..,
Kepo yam as Nando? Haha,
Ya maaf, pasti habis kerja ya?,
Iiya mas, capek Nando kemudian diam dan memilih mengemudi dengan tenang, sambil sesekali melihat Erlina dari spion tengah mobilnya itu.
Beberapa menit kemudian Ia sudah menepikan taksinya dan Erlina segera turun setelah membayar tariff taksi itu.
Sampai ketemu lagi mas Nandott,
i..iya mbak, terima kasih hari itu berbeda, Nando melihat Senyum yang sangat manis ditunjukan Erlina saat berpamitan padanya.
Nando dalam perjalanan pulangnya sempat tersenyum sendiri, memikirkan si Erlina itu.
Besok paginya, Nando sudah stay ditempat nongkrongnya menunggu penumpang. Pagi itu ia sudah kaget melihat Erlina menemuinya, karena tak pernah sebelumnya perempuan cantik itu menemuinya dipagi hari.
Mbak Lina? Tumben pagi pagi udah kesini Tampak Erlina diam saja, perempuan itu langsung masuk kedalam taksi milik Nando.
Kemana ini mak Lina? Pulang?,
Iya mas Nando tau ada yang tidak beres karena Erlina tidak secentil dan tampak sedikit lebih tenang.
Segera saja Nando mengantar Erlina pulang. Nando selalu menyempatkan waktu melirik si cantik Erlina, sempat Erlina menyadari kalau Nando itu meliriknya, namun Nando segera kembali fokus mengemudi, meski pandangannya tak seperti biasa, Nando tetap terpesona kecantikan pelanggan setianya itu. Setelah tiba dirumah Erlina, perempuan itu segera turun, namun tak mengeluarkan uang.
M..mbak, anu itu,
bayarnya mas? Mm ngutang dulu boleh mas?,
Waduh, gimana ya mbak? Nando menggaruk lehernya, dan Erlina kemudian mendekati pria yang duduk dikursi pengemudi itu.
mm Mas Nando, turun bentar deh, ikut aku kedalam rumah,
Eh, tumben mbak, Uangnyadidalem soalnya,
Gitu ya, ya udah deh Nando menurut, ia turun dari taksinya dan menguncinya, kemudian mengikuti Erlina kedalam rumah itu.
Nando mengetahui rumah itu sangat sepi,
Kok sepi sekali mbak?,
Lagi keluar temenku, duduk dulu deh mas Nando kemudian duduk disofa bersama Erlina, pria itu sempat merasa canggung, karena tak seperti ditaksinya, kini ia sudah bersebelahan dengan sicantik itu.
Nando jadi malu mengetahui Erlina itu sedangmemandanginya,
mm. mbak Lina, anu,
Apa mas Nando?, ndak, itu lohapammm Nando makin bingung, Erlina yang cantik sekali itu tersenyum kepadanya.
Berapa sih bayarnya mas? Erlina merapat kesebelah Nando, membuat pria itu jadi makin bingung.
Ya.. kayak biasanya itu mbak,
Kalau aku gak punya uang, gimana mas?,
mmiya sudah mbak, gak papa, besok besok kan juga ketemu lagi..,
Hehe, beneran kan mas?,
Iya beneran, kalau gitu saya mau berangkat lagi aja mbak Belum sempat berdiri, Erlina meraih tangan Kiri Nando itu, dan merangkulnya dengan erat.
Mas Nando disini aja temenin Lina Nando menelan ludah, sambil berusaha tetap tenang. gimana ya mbak? Aku kan musti, Ayolah mas, Hari ini Aku gak ada yang nyari Tadi dibatalin ketemuannya, hiks Nando kaget, ternyata Erlina itu benar benar cewek panggilan,
Jadimbak Lina ini beneran kalau kerjanya,
Tuh tauhehe,
Terus, kalau aku disini mbak Lina mau,
Mas, itu liat deh Erlina menunjuk kekanan, Nando menoleh, namun tidak ada apa apa.
Nggak ada apa apmmf! Saat menoleh kembali kehadapan Erlina, Nando sudah disambar mulutnya oleh bibir merah Erlina, Pria itu kini berciuman dengan Erlina.
mmcupmmm Erlina melumat mulut pria itu, sambil lidahnya sudah bergerak gerak, membuat Nando kebingungan, Pria itu melihat wajah cantik Erlina itu sudah sangat dekat dengannya, Nando masih membuka matanya, tak seperti Erlina yang menutup matanya sambil menikmati cumbuan itu.
mmmbak..mm..,
ayo mas bales ciumankummm Nando menurut, mau tak mau ia harus membalas permainan lidah Erlina itu, kini ia dengan nikmat bercumbu dengan perempuan cantik itu.

BACA JUGA : MEMUASKAN CLIENT LANGGANAN

Beberapa saat kemudian, Erlina berhenti, lalu berdiri dihadapan Nando.
Hehe, Mas Adiitt, aku cantik gak sih? Erlina bergerak layaknya model majalah dewasa dihadapan Nando, pria itu malah melongo, ia tak pernah berfikir kalau si cantik Erlina akan mempertontonkan kecantikannya langsung didepan matanya.
mmmbak Lina cantik banget kok, dari pertama ketemu sampai sekarang juga makin cantik kok,
Makacih mas ganteng hehe Nando tak pernah dipanggil ganteng oleh siapapun, kecuali orang tuanya sendiri.
Ah, bisa aja mbak Erlina lalu menunduk dan mendekat menghadap Nando lagi.
Mas Adiitttt, aku udah ngebet pengen ngeseks nih, Mas Nando mau kan ngeseks saya aku? PIkiran Nando meledak, Berciuman saya tak pernah terfikirkan, malah sekarang diajak ngeseks, Nando tak bisa menolak permintaan perempuan cantik itu, apalagi saat Erlina menunduk, belahan dadanya itu membuat Nando makin tertarik.
mmmmgimana ya mbak? Kasian mbak Linanya juga gak ada yang nemenin,
iiih, gak usah sok cool deh, huuh, dasar, biasanya sering goda goda ditaksi gitu, haha,
iya iya, aku mau deh,
Yeeees, cup yuk mas, sini sini kekamar Nando gembira setengah bingung, kini ia dibawa Erlina menuju kamarnya.
Erlina segera melompat keatas kasur, lalu dengan posisi menantang, perempuan cantik itu mengajak Nando untuk segera memulai adegan asyik itu.
Hehe, ayo mas Adiit, Bukain pakaianku doonghehe Nando hatinya meleleh, mendengar godaan itu dari si cantik Erlina, tanpa ragu ia mendekati Erlina.
Nando perlahan mendaratkan tangannya dikedua bahu sicantik Erlina. Karena Erlina memakai baju yang tak menutup lengannya, Nando tinggal menurunkan baju itu dari atas buah dada sicantik itu. Perlahan bajunya diturunkan, Nando kembali menelan ludah setelah baju itu sudah terlepas. Kemudian ia sempat terdiam, karena kagum melihat tubuh mulus milik Erlina itu, perut dan buah dada yang masih ditutupi bh saja sudah membuatnya terangsang. Erlina kemudian melepas bhnya tanpa menunggu Nando,
Mas Adiit, check my mountain please.. hehe Nando tak mengerti ucapan Erlina, tapi ia tau sicantik itu ingin buah dadanya yang bundar dan menggemaskan itu untuk segera dimainkan. Cerita Ngentot
Segera kedua tangan Nando mendarat digunung kenyal milik Erlina, Nando menghela nafas panjang, ia baru pertama menyentuh langsung gundukan indah itu.
Wow, mbak Lina aku uuh, gemesnya Nando mengelus dan menggoyang kedua buah dada milik Erlina itu dengan nikmat, Erlina kini sudah tersenyum gembira, tidak salah ia memilih supir taksi langganan.
oouhmmfterus mas enak dehhmmf Nando hatinya terus berdetak kencang, sambil kini meremas buah dada montok ditubuh mulus Erlina itu.
Nando tak kuasa melihat wajah cantik itu menatapnya dengan penuh hasrat. Nando melesatkan kepalanya kearah buah dada itu, lalu segera ia mencium dan menjilati gundukan kenyal dan sintal itu.
Nando mencium keringat Erlina yang malah membuatnya makin tertarik untuk
menelusuri tubuh indah sicantik itu. Nando kini menjilat dan mengelus tubuh
bagian atas milik Erlina itu, dari bahu, ketiak, perut, dan buah dada milik
Erlina itu tak bisa ia tinggal begitu saja, lidahnya tak bisa berhenti bergerak
menikmati keindahan tubuh Erlina.
AaahnmmfGeli dehmas Nando suka jilat jilat
yach..oohsshhaahn ,
mmm..aahtubuh mbak Lina wangi dan nikmat untuk ditelusuri, huh, sungguh mempesonammm..cup,
aaahnoohuuhf Erlina mendongakan kepalanya keatas, saat Nando mencium lehernya. Tak lama, Erlina sudah tak tahan, ia mendorong Nando, lalu membuka celana pria itu.
Gantian dong mas, aku mau juga jilat jilat yang enak, hehe Kontol tegak milik Nando segera ditangkap oleh Erlina, dan mulai dikocok dengan nikmat.
belum pernah diginiin sama perempuan,
Asyiik, masih perjaka nih mas Nando?,
Bisa dibilang begitu..hehe..uuuh Erlina jadi liar mengetahui Nando masih belum pernah bercinta, namun sudah sehebat itu menjamah tubuhnya.
Segera kontol tegak itu dikocok dengan hebat, tak lama Erlina memasukkan kepala kontol Nando itu kedalam mulutnya. LIdahnya bukan main liar, menjilat kepala kontol milik Nando itu dengan cepat, lidah perempuan itu berputar putar dan menjilat kepala kontol Nando yang basah oleh cairan bening. Nando yang keenakan itu memegang kepala Erlina, dan menggerakkannya, kini Erlina mengulum kontol besar pria itu dengan cepat mulutnya sudah dipenuhi kontol besar itu.
mmmmofhgmm..slruup..mmm..,
oooh, luar biasa, uuuh Nando tak kuasa menikmati sensasi yang pertama kali ia rasakan itu.
Croot crooot crooot, Erlina kaget seketika saat mulutnya sudah terisi cairan putih yang keluar dari kontol Nando.
oghf..mm..gleegk..uhuk uhukmmfwow hehe,
Ouuh, uuh, Asyiik, keperjakaan mas Nando aku yang ambil, hehe, ayo mas kita lanjutkan, hehe Erlina lalu melepas semua pakaiannya yang tersisa, Kini Perempuan cantik itu sudah telanjang bulat, tubuh mulus nan mempesona itu membuat Nando sudah kembali terangsang.
Erlina merebahkan tubuhnya dikasur, sambil membuka selangkangannya. Lubang diantara paha mulus itu tampak sudah basah kuyub.
Mas Adiit, Bantuin Lina ya Memekku minta dijilati juga, kan mas Nando hebat kalau disuruh jilat jilat, hehe Tak perlu menjawab, Nando mendaratkan kepalanya atas selangkangan tak berbulu itu, lalu lidahnya segera bergerak gerak, dengan liar menikmati cairan dalam lubang memek Erlina.
mm..mmmm slruup.. mmm mmm wow sedap ya mbak memeknyamm.. Erlina tak mengira Nando begitu hebat menjilati lubang kewanitaannya,
Aaahnaaahnooohhebat banget masaaahn Beberapa menit berlalu, Erlina sudah tak kuat menahan geliat lidah Nando dilubang memeknya.
Perempuan itu mendorong kepala Nando, menghentikan aksi jilatan mautnya.
Udah mas, bisa sehari mas Nando jilatin memekku nanti, haha,
hehehe, maaf ya cantik, Aku gemes dan seneng banget bisa menikmati memeknya mbak Lina,
Udah mas, sekarang masukan punya nya mas Adiitt, puasin aku yaach Erlina tersenyum sambil mengangkat tangannya seraya meminta Nando menyetubuhinya.
Segera Nando melepas pakaiannya yang tersisa, lalu melesat mendekati Tubuh indah Erlina.
Kontolnya yang tegak kembali itu ditempelkan diatas lubang memek Erlina, tanpa berargumen, Nando mendorong kontolnya masuk,
Wow, masauh besarnyaAaahhhhh! Oooh! Kontol Nando mengisi penuh memek sicantik Erlina itu.
Nando sempat Diam diatas tubuh Erlina, ia sedang merasakan kontolnya yang diselimuti dinding memek Erlina itu sedang membuat sensasi ternikmat dalam hidupnya.
Waaah, nikmatnya mbak waoow , Erlina memeluk Nando, buah dadanya menempel ditubuh Pria itu.
aahnoohayo masgesekin masaaahn Nando menurut, perlahan ia gerak kan bokongnya, sehingga kontolnya terdorong keluar masuk mengoyak memek Erlina yang sudah tidak perawan itu. Cerita Mesum
Tubuh Sicantik Erlina itu ikut bergoyang seiring hentakan kontol besar milik Nando. Sleeb sleeb sleeb, Nando terus menusuk memek nikmat itu, sshLina yang cantikkamu memang terbaikoooh nikmatnya memek kamu,
Uuhfsshaahn..aaahnooh terus mas gantenglebih cepet..aaaahn Nando mempercepat interfal tusukannya, kini kontol besarnya mengoyak lubang memek Erlina itu dengan hebat, maju mundur keluar masuk tanpa henti.
Aaahneih eihoohsuper deh mas Nandottaaaahn kaki Erlina menyilang diatas tubuh Nando, membuat mereka berdua semakin rapat bersetubuh dikasur yang ikut bergoyang itu.
Nando tak menyangka pagi itu ia sudah bersetubuh dengan pelanggan setianya yang cantik dan sungguh nikmat itu.
Bermenit menit Nando menusuk memek cewek panggilan itu, diiringi desahan dan suara indah tabrakan kontolnya itu.
Oooh, Mbak Lina akumau keluar nih,
Lepas dulu mas ssh sini biar aku hisap kontolmu.. Nando berhenti, lalu berdiri dan menghadapkan kontolnya kearah Erlina.
Kontol itu langsung dilahap mulut Erlina, tanpa perlu menunggu, kontol itu sudah muncrat isinya, Crooot crooot crooot, Erlina tak kuasa menahan cairan sperma dalam mulutnya.
Ofghhf..hooekmmf..uhuk uhuk..oooh..aaahmm Erlina sempat memuntahkan sperma dari mulutnya yang penuh, meski sudah menelan sisanya. Perempuan cantik itu lalu kelelahan di atas kasur.
m..mbak Erlinagak papa kan?,
uhukmmfgak papa kok mas aku seneng malah..hehe..uhuk..mmf Erlina tampak meneteskan air mata, tentu karena tenggorokannya tadi dipenuhi sperma milik Nando, meski kini sudah ditelan dan masuk kedalam perutnya.
Nando kemudian memeluk Erlina, sambil mengelus rambutnya.
Udah kan mbak? Aku udah puasin mbak Erlina kan?,
iya kok mas Nando, makasih ya,
Gak usah bayar deh soal taksinya tadi, ini udah lebih dari cukup bagiku,
hehe, emang itu mauku mas, cup Erlina mencium kening Nando, kemudian mereka berdua tersenyum lepas, dan kemudian tertidur dikasur itu.
SEtelah beberapa jam tertidur, Nando segera bangun, berpakaian lagi, lalu membangunkan Erlina.
mbak Lina, aku pergi dulu ya,
Loh kok pergi, Erlina sendiri dong..,
Kalau boleh nanti aku mampir lagi deh, kan mbak Lina juga tiap hari ketemu saya,
hehe, iya deeh, hati hati mas yaa, nanti kita ngeseks lagi kan? haha,
Terserah mbak Lina deeh, hehe, terima kasih mbak.. Nando meninggalkan Erlina yang beristirahat itu.
Kembali ia mengemudikan taksinya, sambil tersenyum puas.
Kini Nando benar benar senang, ia jadi semakin dekat dengan Erlina, karena sangat sering bertemu, juga sering sekali bercinta lagi. Nando kemudian memilih menikahi Erlina, pria itu tak mau perempuan secantik itu dinikmati orang selain dirinya, dan pelak nanti Hidupnya diharapkan bisa lebih baik, dan lebih bermartabat.

By adminmarket

Selamat datang di ASUPAN CERITA DEWASA — tempat di mana fantasi liar, hasrat terpendam, dan kenikmatan tersembunyi dituangkan dalam cerita yang membakar imajinasi. Di sini, setiap cerita bukan hanya soal tubuh, tapi tentang permainan emosi, godaan, dan rasa penasaran yang memuncak perlahan… hingga tak terbendung. Dari ibu kost yang menggoda, tante yang tak tahu malu, sampai kisah-kisah rahasia di balik pintu kamar — semuanya kami sajikan dengan detail yang akan membuatmu sulit berhenti membaca. Kamu siap? Jangan cuma bayangkan. Rasakan lewat kata-kata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *